Tafsir Quran Surah ke-108 Al-Kautsar

Tafsir Quran Surah ke-108 Al-Kautsar, Al-Kauthar, Al-Kausar (Nikmat yang Banyak, berlimpah), jumlah ayat 3 ayah kitab: Terjemah Tafsir Jalalain

 

Tafsir Quran Surah ke-108 Al-Kautsar

Tafsir Quran Surah ke-108 Al-Kautsar, Al-Kauthar, Al-Kausar (Nikmat yang Banyak, berlimpah), jumlah ayat 3 ayah

Nama kitab: Terjemah Tafsir Jalalain
Judul kitab asal: Tafsir Al-Jalalain (Tafsir oleh Dua Jalaluddin)
Nama mufassir:
1. Jalaluddin Al-Mahalli. (Lahir: 791 - 864 Hijriyah / Wafat: 1389 - 1459 Masehi)
Nama lengkap: Jalaluddin, Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Ibrahim Al-Mahalli Al-Syafi'i (محمد بن أحمد بن محمد بن إبراهيم المحلي الشافعي)
2. Jalaluddin Al-Suyuti (Lahir: 3 Oktober 1445 M / 1 Rajab 849 H; wafat: 18 Oktober 1505 M / 19 Jumadi Ula 911 H)
Nama lengkap: Jalaluddin Abdurrahman bin Abu Bakar Al-Suyuti (جلال الدين عبد الرحمن بن أبي بكر السيوطي)
Penerjemah ke Bahasa Indonesia:
Bidang studi: Tafsir Al-Quran

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
 
 
{ إنا أعطيناك } يا محمد { الكوثر } هو نهر في الجنة هو حوضه ترد عليه أمته والكوثر : الخير الكثير من النبوة والقرآن والشفاعة ونحوها
 
1. (Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu) hai Muhammad (Al-Kautsar) merupakan sebuah sungai di surga dan telaga milik Nabi  kelak akan menjadi tempat minum bagi umatnya. Al-Kautsar juga berarti kebaikan yang banyak, yaitu berupa kenabian, Alquran, syafaat dan lain sebagainya.
 
{ فصل لربك } صلاة عيد النحر { وانحر } نسكك
 
2. (Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu) yaitu shalat Hari Raya Kurban (dan berkurbanlah) untuk manasik hajimu.
 
{ إن شانئك } أي مبغضك { هو الأبتر } المنقطع عن كل خير أو المنقطع العقب نزلت في العاصي بن وائل سمى النبي صلى الله عليه و سلم أبتر عند موت ابنه القاسم
 
3. (Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu) yakni orang-orang yang tidak menyukai kamu (dialah yang terputus) terputus dari semua kebaikan; atau putus keturunannya. Ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang yang bersikap demikian, dia adalah 'Ash bin Wail, sewaktu Nabi  ditinggal wafat putranya yang bernama Qasim, lalu 'Ash menjuluki Nabi sebagai Abtar yakni orang yang terputus keturunannya. [alkhoirot.org: Tafsir Jalalain]
LihatTutupKomentar