Terjemah Al-Adzkar Nawawi

Terjemah Al-Adzkar Nawawi Pengarang: Imam Nawawi) Disertai dua kitab syarah: Lamiul Anwar & Al-Futuhat Ar-Robbaniyah

Terjemah Al-Adzkar Nawawi
Nama kitab: Terjemah Al-Adzkar Nawawi
Judul asal: Al-Azkar, Al-Adhkar
Pengarang: Abu Zakariyah Muhyiddin Yahya bin Syarof An-Nawawi (Imam Nawawi)
Lahir/wafat: (631–676 A.H./1234–1277 M),
Tempat lahir: Nawa, Damaskus, Suriah
Penerjemah:
Bidang studi: Tasawuf dan Dzikir berdasarkan dalil Quran dan hadis

Ingin belajar agama di Ponpes Terbaik? Kunjungi Pesantren Al-Khoirot Malang
Program utama:
1. Santri reguler (pendidikan formal dan madrasah diniyah); 2. Santri Dewasa; 3. Santri Kilat; 4. Tahfidz Quran; 5. Bahasa Arab modern dan klasik (kitab kuning).
Sistem: Salaf & Modern
Manhaj: Aswaja (NU)


Daftar isi

  1. Download Terjemah Al-Adzkar
  2. Mukaddimah
  3. Karya Imam Nawawi yang Lain
  4. Syarah Kitab Al-Adzkar (Download) 
  5. Kitab Hadits lain: 
    1. Terjemah Shahih Bukhari
    2. Terjemah Shahih Muslim
    3. Terjemah Sunan Abu Dawud
    4. Terjemah Sunan Tirmidzi
    5. Terjemah Sunan Nasa'i
    6. Terjemah Sunan Ibnu Majah 
    7. Terjemah Sunan Musnad Ad-Darimi
    8. Terjemah Muwatta Malik
    9. Terjemah Musnad Ahmad
    10. Terjemah Arbain Nawawi 
    11. Terjemah Bulughul Maram
    12. Terjemah Ibanatul Ahkam (Syarah Bulughul Maram)
    13. Terjemah Riyadhus Shalihin
    14. Terjemah Fathul Bari Syarah Bukhari
    15. Terjemah Syarah Muslim oleh al-Nawawi 
    16. Terjemah Al-Adzkar Nawawi
  6. Kitab Hadis terbaru

DOWNLOAD TERJEMAH AL-ADZKAR (PDF)

- Jilid 1
- Jilid 2
- Jilid 3
- Jilid 4
- Jilid 5

DOWNLOAD SYARAH AL-ADZKAR 1: LAWAMI'UL ANWAR (BAHASA ARAB)

- Juz 1
- Juz 2
- Juz 3

DOWNLOAD SYARAH AL-ADZKAR 2: AL-FUTUHAT AL-ROBBANIYAH (BAHASA ARAB)

- cover
- Juz 1
- Juz 2
- Juz 3
- Juz 4
- Juz 5
- Juz 6
- Juz 7


PENGANTAR (MUKADDIMAH) IMAM NAWAWI


الحمد للَّه الواحد القهَّار، العزيز الغفَّار، مقدِّر الأقدار، مصرِّف الأمور، مُكوِّر الليل على النهار، تبصرةَ لذولي القلوب والأبصار، الذي أيقظ من خلقه ومن اصطفاه فأدخله في جملة الأخيار، ووفَّق من اجتباه من عبيده فجعلَه من الأبرار، وبصَّرَ من أحبَّه فزهَّدهم في هذه الدار، فاجتهدوا في مرضاته والتأهُّب لدار القرار، واجتناب ما يُسخطه والحذر من عذاب النار، وأخذوا أنفسهم بالجدِّ في طاعته وملازمة ذكره بالعشيّ والإِبكار، وعند تغاير الأحوال في آناء الليل والنهار، فاستنارت قلوبُهم بلوامع الأنوار.

أحمده أبلغَ الحمد على جميع نعمه، وأسألُه المزيد من فضله وكرمه، وأشْهَدُ أنْ لا إِلهَ إلاَّ اللَّه العظيم، الواحد الصمد العزيز الحكيم، وأشهد أن محمداً عبدُه ورسوله، وصفيُّه وحبيبه وخليله، أفضلُ المخلوقين، وأكرمُ السابقين واللاحقين، صلواتُ الله وسلامُه عليه وعلى سائر النبيّينَ، وآل كلٍّ وسائر الصالحين.

أما بعد: فقد قال الله العظيم العزيز الحكيم: (فاذْكُرُوني أذْكُرْكُمْ) [البقرة: 152] وقال تعالى: (وَمَا خَلقْتُ الجِنَّ والإنْسَ إلا ليَعْدون) [الذاريات: 56] فعُلِم بهذا إِنَّ مِنْ أفْضَلِ - أو أفضل - حال العبد، ذكره لرب العالمين، واشتغاله بالأذكار الواردة عن رسول الله صلى الله عليه وسلم سيد المرسلين.

وقد صنَّف العلماء رضي الله عنهم في عمل اليوم والليلة والدعوات والأذكار كتباً كثيرةً معلومةً عند العارفين، ولكنها مطوّلة بالأسانيد والتكرير، فضَعُفَتْ عنها هممُ الطالبين، فقصدتُ تسهيل ذلك على الراغبين، فشرعتُ في جمع هذا الكتاب مختصراً مقاصد ما ذكرته تقريباً للمعتنين، وأحذف الأسانيد في معظمه لما ذكرته من إيثار الاختصار، ولكونه موضوعاً للمتعبدين، وليسوا إلى معرفة الأسانيد (1) متطلعين، بل
يكرهونه وإن قَصُرَ إلا الأقلّين، ولأن المقصود به معرفةُ الأذكار والعمل بها، وإيضاح مظانّها للمسترشدين، وأذكر إن شاء الله تعالى بدلاً من الأسانيد ما هو أهم منها مما يخلّ به غالباً، وهو بيان صحيح الأحاديث وحسنها وضعيفها ومنكرها (1) ، فإنه مما يفتقر إلى معرفته جميعُ الناس إلا النادر من المحدّثين،

وهذا أهمّ ما يجب الاعتناء به، وما يُحقِّقهُ الطالبُ من جهة الحفاظ المتقنين، والأئمة الحُذَّاق المعتمدين، وأضمُّ إليه إن شاء الله الكريم جملاً من النفائس من علم الحديث، ودقائق الفقه، ومهمات القواعد، ورياضات النفوس، والآداب التي تتأكد معرفتُها على السالكين.

وأذكرُ جميعَ ما أذكرُه مُوَضَّحَاً بحيث يسهلُ فهمه على العوام والمتفقهين.


PENDAHULUAN

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Segala puji bagi Allah Yang Maha Esa, Maha Mengalahkan, Mahaperkasa, Maha Pengampun, Yang Maha menentukan semua takdir,. Yang menjalankan semua perkara, dan Yang mempergantikan malam dengan siang untuk memberikan penerangan buat orang-orang yang mempunyai kalbu dan pandangan mata. Dialah Yang membangkitkan sebagian dari makhluk-Nya, yaitu orang yang Dia pilih, lalu memasukkannya ke dalam golongan orang-orang yang terpilih. Dia memberikan taufik kepada orang yang dipilih-Nya dari kalangan hamba-hamba-Nya, lalu Dia menjadikannya sebagai orang-orang yang bertakwa. Dia membuka mata hati siapa yang disukai-Nya, lalu membuat mereka hidup berzuhud di dunia ini. Karena itu, mereka berusaha dengan sungguh-sungguh untuk meraih keridaan-Nya dan siap sedia untuk menyambut kehidupan yang kekal, menjauhi semua hal yang membuatnya murka, serta waspada terhadap siksa neraka. Mereka bersungguh-sungguh menaati-Nya dan menetapi zikir kepada-Nya di petang dan pagi hari serta pada saat perubahan tengah malam dan siang hari, akhirnya hati mereka bercahaya oleh kilauan nur.

Aku memuji-Nya dengan pujian yang paling tinggi atas se- mua nikmat yang telah Dia limpahkan, dan aku memohon kepada-Nya tambahan kemurahan dan kemuliaan-Nya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Mahaagung, Maha Esa, bergantung kepada-Nya segala sesuatu, Mahaperkasa lagi Maha bijaksana. Aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan' utusan-Nya, pilihan-Nya, kekasih dan kesayangan-Nya, serta makhluk paling utama dan paling mulia dari orang-orang yang terdahulu dan kemudian. Semoga salawat dan salam dilimpahkan Allah kepadanya, juga kepada para nabi lain serta keluarganya masing-masing dan semua orang saleh. Amma ba’du:

Allah Swt. telah berfirman: Karena itu, ingatlah kalian kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepada kalian. (Al-Baqarah: 152)
Dalam ayat lain Allah Swt. telah berfirman: Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka menyembah-Ku. (Adz-Dzariyat: 56)

Dari kedua ayat di atas dapat disimpulkan bahwa keadaan paling utama bagi seorang hamba ialah bila ia berzikir kepada Rabb se-
mesta alam dan disibukkan dengan zikir-zikir yang diriwayatkan dari Rasulullah Saw., penghulu para rasul.

Para ulama telah menulis tentang amalan di siang hari, malam hari, doa, dan zikir dalam kitab-kitab yang telah dikenal
orang-orang arif. Tetapi sayang, penjabarannya terlalu panjang karena sanad-sanad dan pengulangannya, sehingga minat para
penuntut ilmu terhadap kitab-kitab itu berkurang. Oleh karena itu, penulis bermaksud memberi kemudahan terhadap orang-orang yang berminat. Penulis berusaha menyusun kitab ini dengan ringkas, yaitu dengan cara membuang sebagian sanad-sanadnya. Hal itu mengingat kitab ini sengaja ditulis untuk para pemula yang tidak berminat mengetahui sanad-sanadnya bahkan mungkin sebagian dari mereka tidak menyukainya. Selain itu, juga mengingat tujuan utamanya, yaitu untuk memberi pengetahuan tentang zikir-zikir, cara mengamalkannya, dan menjelaskan tujuan-tujuannya bagi orang-orang yang memerlukan bimbingan.

Insya Allah , sebagai ganti dari sanad-sanad tersebut penulis akan mengetengahkan hal yang lebih penting, yang pada umumnya sering dilupakan, yaitu penjelasan mengenai predikat hadis, mulai dari yang sahih , hasan , dhaif, dan munkar .

Hal ini termasuk salah satu hal yang perlu diketahui oleh semua orang yang berkecimpung di dalam ilmu hadis, dari kalangan mereka jarang sekali yang tidak mengetahuinya. Sudah sewajarnya apabila hal ini harus meridapat perhatian dan perlu dikuasai oleh penuntut ilmu dari para huffazh yang ahli dan para imam yang cerdik lagi dapat dipercaya.

Selain itu, insya Allah kami pun akan menggabungkan pembahasan yang menyangkut ilmu hadis, penelitian ilmu fiqih, kaidah-kaidah penting* riyadhah jiwa , dan etika-etika yang harus diketahui oleh para salikin. Semua itu kami ketengahkan dengan
jelas dan gamblang agar mudah dimengerti, baik oleh orang awam maupun oleh orang yang mengerti.

Kami petik sebuah hadis dari kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim yang diriwayatkan melalui Abu Hurairah r. a., bahwa
Rasulullah Saw. pernah bersabda: Barang siapa yang menyeru kepada jalan petunjuk, maka ia akan beroleh pahala yang sama dengan pahala orang-orang yang mengikutinya , tanpa mengurangi pahala mereka barang sedikit pun.

Kami bermaksud membantu ahli kebaikan dengan memudahkan jalan menuju ke arahnya dan mengisyaratkan serta menjelaskan cara menempuhnya. Pada permulaan kitab ini kami menyebutkan beberapa pasal penting yang sangat diperlukan oleh orang yang akan menelaah kitab ini. Untuk itu, apabila ada salah seorang sahabat yang kurang dikenal di kalangan orang yang tidak mendalami ilmu ini, maka kami sengaja mengingatkannya, dan kami katakan, “Kami telah meriwayatkannya melalui si Fulan yang berpredikat sahabat,” agar kesahihannya tidak diragukan.

Dalam kitab ini kami sengaja menyitir hadis yang terdapat di dalam kitab hadis yang terkenal, yaitu kitab pokok hadis yang
berjumlah lima buah, seperti Shahih Bukhari , Shahih Muslim , Sunan Abu Daud , Sunan Turmudzi , dan Sunan Nasai. Tetapi
adakalanya kami pun mengetengahkan sedikit hadis-hadis yang terdapat pada kitab hadis lain yang cukup terkenal.[alkhoirot.org]

KARYA IMAM NAWAWI LAIN

- Riyadush Solihin
- Arbain Nawawi

DOWNLOAD SYARAH KITAB AL-ADZKAR NAWAWI

1. Lawami'ul Anwar Syarah Kitab Al-Adzkar lin Nawawi ( لوامع الأنوار شرح كتاب الأذكار للنووي)
Karya: Muhyiddin Daib Mastu

- Juz 1
- Juz 2
- Juz 3

2. Al-Futuhat Ar-Robbaniyah alal Adzkar An-Nawawiyah (الفتوحات الربانية على الأذكار النواوية)
Karya: Ibnu Ilan

- cover
- Juz 1
- Juz 2
- Juz 3
- Juz 4
- Juz 5
- Juz 6
- Juz 7
LihatTutupKomentar